Paradoks Hijrah: Ketika Perubahan Fisik Tak Sejalan dengan Transformasi Batin
Oleh: Lukmanul Hakim Fenomena hijrah yang merebak di tengah masyarakat kita kini memiliki spektrum yang luas. Dari perubahan gaya berpakaian yang lebih syar'i, hingga keputusan drastis meninggalkan dunia hiburan demi mendalami agama. Di satu sisi, geliat ini patut disyukuri sebagai pertanda kesadaran beragama yang meningkat. Namun, di sisi lain, seringkali kita menyaksikan sebuah paradoks hijrah: ketika perubahan fisik atau eksternal begitu kentara, tetapi tak selalu diiringi oleh transformasi batin yang sepadan. Paradoks ini muncul manakala hijrah dipahami sebatas ritual atau tampilan luar semata. Seseorang mungkin telah mengubah gaya busananya secara drastis, dari mode terkini menjadi busana Muslim yang lebih tertutup. Atau bahkan memutuskan untuk tidak lagi terlibat dalam pekerjaan yang dianggap "kurang syar'i." Secara kasat mata, ia telah "berhijrah." Namun, jika perubahan tersebut tidak diiringi dengan perbaikan akhlak, pemurnian niat, dan peningkatan k...