Membongkar Klaim Kontradiksi dalam Al-Qur’an: Kajian Linguistik dan Historis
Oleh: Lukmanul Hakim Tuduhan bahwa Al-Qur’an mengandung kontradiksi bukanlah hal baru. Sejak era klasik, terutama pada masa interaksi Islam dengan pemikir-pemikir non-Muslim, klaim semacam ini sering muncul. Namun, jika diteliti lebih dalam, banyak tuduhan kontradiksi tersebut lahir dari kesalahpahaman konteks, keterbatasan terjemahan, atau pembacaan yang terpotong dari keseluruhan teks. Artikel ini mencoba membongkar beberapa contoh klaim kontradiksi sekaligus menunjukkan bagaimana ulama klasik maupun sarjana modern menjawabnya. 1. Penciptaan Langit dan Bumi: Enam atau Delapan Hari? Salah satu tuduhan kontradiksi adalah perbedaan jumlah hari penciptaan. Dalam Surah Al-A’raf (7:54) dan Surah Yunus (10:3) disebutkan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari . Namun dalam Surah Fussilat (41:9–12) , jika dijumlah sekilas, tampak menjadi delapan hari . Ulama tafsir, seperti al-Tabari ( Jami‘ al-Bayan ) dan al-Razi ( Mafatih al-Ghayb ), menegaskan bahwa pembacaan ayat ...