Alam, Iman, dan Tanggung Jawab: Perspektif Islam dalam Pelestarian Lingkungan

Oleh: Lukmanul Hakim

Di tengah krisis ekologis global, Islam menawarkan panduan komprehensif mengenai hubungan manusia dengan alam. Ajaran Islam menekankan bahwa bumi adalah amanah dari Allah, yang harus dijaga dan dilestarikan oleh umat manusia sebagai khalifah di muka bumi. Artikel ini akan mengulas prinsip-prinsip ekologis dalam Islam dan bagaimana umat Muslim dapat berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.

🌍 Tauhid dan Keharmonisan Alam

Prinsip tauhid (keesaan Tuhan) dalam Islam menekankan bahwa seluruh alam semesta adalah ciptaan Allah yang harus dihormati dan dijaga. Segala bentuk kerusakan terhadap alam dianggap sebagai pelanggaran terhadap kehendak Tuhan. Al-Qur'an menyatakan bahwa segala sesuatu di bumi adalah ciptaan-Nya dan harus dipelihara dengan baik. Sebagai contoh, dalam Surah Al-Baqarah ayat 164, Allah berfirman:

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِيْ تَجْرِيْ فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنَ السَّمَاۤءِ مِنْ مَّاۤءٍ فَاَحْيَا بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيْهَا مِنْ كُلِّ دَاۤبَّةٍۖ وَّتَصْرِيْفِ الرِّيٰحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut membawa apa yang bermanfaat bagi manusia, dan apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air yang menghidupkan bumi setelah matinya dan menyebarkan di bumi segala jenis binatang, dan peredaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang menggunakan akalnya.”

Ayat ini menegaskan bahwa alam semesta adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang harus direnungkan dan dijaga.

🌱 Khalifah dan Amanah Manusia

Dalam Al-Qur'an, manusia disebut sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara alam. Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۚ قَالُوا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۚ قَالَ إِنِّيٓٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’”

Sebagai khalifah, umat Islam memiliki kewajiban untuk menjaga keseimbangan alam dan menghindari kerusakan. Prinsip ini mengajarkan bahwa manusia bukanlah pemilik mutlak bumi, tetapi hanya pengelola yang harus bertanggung jawab atas kelestariannya.

💧 Moderasi dan Penghindaran Pemborosan

Islam sangat menekankan prinsip moderasi dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam penggunaan sumber daya alam. Allah berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 31:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوا۟ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

“Wahai anak Adam, pakailah perhiasanmu pada setiap memasuki masjid dan makan serta minumlah, dan jangan berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”

Hadis Nabi Muhammad ﷺ juga menekankan pentingnya menghindari pemborosan, bahkan dalam hal yang tampaknya tidak signifikan seperti wudhu. Dalam suatu hadis, Nabi ﷺ menegur Sa'd bin Abi Waqqas yang menggunakan air secara berlebihan meskipun berada di tepi sungai. Hal ini menunjukkan bahwa pemborosan dalam penggunaan sumber daya alam, sekecil apapun, adalah tindakan yang tidak disukai oleh Allah.

🌳 Pelestarian Alam sebagai Ibadah

Setiap tindakan yang dilakukan untuk menjaga dan melestarikan alam dianggap sebagai ibadah dalam Islam. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

إِذَا زَرَعَ الْمُؤْمِنُ شَجَرَةً أَوْ بَذَرَ بَذْرَةً فَأَكَلَ مِنْهَا طَيْرٌ أَوْ إِنسَانٌ أَوْ دَابَّةٌ فَإِنَّهُۥ لَهُۥ فِيهَا صَدَقَةٌ

“Jika seorang Muslim menanam pohon atau menabur benih, kemudian dimakan oleh burung, manusia, atau binatang, maka itu adalah sedekah baginya.”

Hadis ini menunjukkan bahwa aktivitas seperti menanam pohon tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendatangkan pahala bagi pelakunya.

🕌 Hima: Konsep Perlindungan Alam dalam Islam

Dalam sejarah Islam, terdapat konsep hima, yaitu kawasan yang ditetapkan untuk konservasi sumber daya alam. Nabi Muhammad ﷺ menetapkan kawasan hima di sekitar Madinah untuk melindungi sumber daya alam dari eksploitasi berlebihan. Praktik ini menunjukkan bahwa Islam telah lama mengenal pentingnya perlindungan kawasan alam untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

🌐 Aksi Global: Muslim Seven Year Action Plan

Pada tahun 2009, para ulama dan pemimpin Muslim global mengadopsi Rencana Aksi Tujuh Tahun Muslim tentang Perubahan Iklim. Rencana ini bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam upaya mitigasi perubahan iklim, termasuk melalui pembangunan kota hijau dan pengembangan produk ramah lingkungan. Inisiatif ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya memberikan panduan moral, tetapi juga mendorong aksi konkret dalam menghadapi tantangan lingkungan global.

🧭 Simpulan: Islam sebagai Panduan dalam Pelestarian Lingkungan

Ajaran Islam memberikan panduan komprehensif mengenai hubungan manusia dengan alam. Melalui konsep tawhid, khalifah, moderasi, dan pelestarian alam sebagai ibadah, Islam menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai bagian integral dari kehidupan beragama. Dalam menghadapi tantangan lingkungan global, prinsip-prinsip Islam dapat menjadi landasan moral dan spiritual yang kuat untuk mendorong aksi nyata dalam pelestarian bumi.

Sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ibadah kita, dengan menjaga dan merawat bumi sebagai amanah dari Allah. Dengan demikian, kita tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperoleh pahala dan ridha-Nya.

Daftar Pustaka

  1. Al-Qur'an. (n.d.). Surah Al-Baqarah, 2:164. The Holy Qur’an. Translated by Muhammad Muhsin Khan. Retrieved from https://quran.com

  2. Al-Qur'an. (n.d.). Surah Al-A'raf, 7:31. The Holy Qur’an. Translated by Muhammad Muhsin Khan. Retrieved from https://quran.com

  3. Sahih Muslim. (n.d.). Hadith No. 1550. In Sahih Muslim: The Authentic Hadith (S. Al-Muslim, Trans.). Retrieved from https://muslimsg.com

  4. Wikipedia contributors. (n.d.). Hima (Environmental Protection). Wikipedia. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Hima_%28environmental_protection%29

  5. Wikipedia contributors. (2009). The Seven-Year Action Plan on Climate Change. Wikipedia. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Muslim_Seven_Year_Action_Plan_on_Climate_Change

  6. Alif.ID. (2022). Ekologi dalam Islam: Penghijauan dalam Pandangan Syariat. Retrieved from https://www.alif.id

  7. MDPI. (2020). Environmental Ethics in Islam. Retrieved from https://www.mdpi.com/2076-0760/11/6/228

  8. United Nations Environment Programme (UNEP). (2021). Islamic Environment and Conservation Efforts. Retrieved from https://www.unep.org

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanggapan MUI Kabupaten Lombok Tengah terhadap Ajaran Lalu Dahlan: Sebuah Klarifikasi dan Tindakan Tegas

Mengaku Wali, Membawa Panji, dan Menyesatkan Umat? Sebuah Refleksi Kritis atas Klaim Spiritual di Era Kontemporer

Adat dan Tradisi Perkawinan Suku Sasak