Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Antara Cahaya Tuhan dan Labirin Rasio: Menakar Teosofi dalam Timbangan Islam

Dunia pemikiran sering kali menjadi medan tempur bagi pencarian hakikat. Di satu sisi, ada agama dengan wahyu yang baku; di sisi lain, ada filsafat yang mendewakan nalar. Di tengah persimpangan itu, munculTeosofi—sebuah gerakan yang mengeklaim mampu menyingkap "Kebijaksanaan Ilahi" melalui perpaduan mistisisme Timur dan Barat. Namun, bagaimana perspektif Islam memandang klaim-klaim esoteris ini secara teologis dan filosofis? Gema Tasawuf dalam Wajah yang Berbeda Bagi seorang Muslim, istilah "kebijaksanaan ilahi" bukanlah hal asing. Islam memiliki tradisi kaya dalam Tasawuf (sufisme) yang berupaya membersihkan jiwa demi mencapai kedekatan dengan Sang Pencipta. Sekilas, ajaran Teosofi tentang kesatuan manusia dengan alam semesta terdengar mirip dengan konsep Wahdatul Wujud (Kesatuan Wujud) yang dipopulerkan oleh Ibnu Arabi. Namun, terdapat perbedaan fundamental dalam metodologi. Menurut Nasr (1989), pengetahuan tradisional dalam Islam selalu berpijak pada wahyu dan...