Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Ijazah Bukan Sekadar Kertas: Semiologi Ilmu, Identitas, dan Kapital Sosial

Oleh: Lukmanul Hakim Mengapa orang tua rela berutang demi biaya kuliah anaknya? Mengapa ijazah sering lebih dihargai ketimbang keterampilan nyata yang dimiliki seseorang?  Pertanyaan ini sering kali muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama ketika kita melihat fenomena di dunia kerja: banyak lowongan yang masih menempatkan ijazah sebagai syarat utama, seolah-olah selembar kertas lebih menentukan nasib seseorang daripada kompetensi yang dimilikinya. Kita hidup di masyarakat yang masih memuja ijazah. Ia dianggap sebagai tiket menuju status sosial, mobilitas ekonomi, bahkan pengakuan kultural. Namun, jika ditelisik lebih dalam, ijazah bukan hanya kertas bertinta, melainkan sebuah  simbol penuh makna  yang mengandung dimensi semiotika: tanda, makna, dan kuasa. Ijazah sebagai Identitas Akademik Secara sederhana, ijazah adalah dokumen resmi yang menyatakan bahwa seseorang telah menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu. Ia menjadi  identitas akademik , semacam stempel ...